DENPASAR – PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, bersama mitra strategis Alpha IVF Group—jaringan klinik fertilitas terkemuka asal Malaysia—resmi memulai pembangunan pusat layanan fertilitas berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur atau The Sanur, Bali. Groundbreaking Ceremony digelar sebagai langkah awal pembangunan fasilitas kesehatan seluas 6.343 m² tersebut.
Pusat layanan ini akan dikelola oleh PT Alpha IVF dan SPOG Bali (ASPOBA), anak perusahaan Alpha IVF Group. Fasilitas tersebut dirancang untuk menyediakan layanan fertilitas komprehensif, mulai dari program bayi tabung (IVF), layanan obstetri dan ginekologi, hingga layanan kesehatan wanita dan anak dengan standar internasional.
Sebagai pelopor layanan fertilitas di Asia, Alpha IVF Group membawa pengalaman lebih dari tiga dekade dalam teknologi reproduksi modern. Mulai dari penggunaan AI untuk seleksi embrio, layanan genetika tingkat lanjut, hingga laboratorium IVF berstandar global, seluruh inovasi itu akan dihadirkan di KEK Sanur. Brand Alpha juga telah dikenal luas di Indonesia berkat rekam jejak keberhasilan dan komitmen terhadap layanan medis yang aman dan modern.
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi Sanur menjadi destinasi wisata kesehatan kelas dunia.
“Inisiatif ini menjawab kebutuhan ribuan masyarakat Indonesia akan layanan fertilitas berkualitas, sekaligus menghadirkan teknologi serta tenaga medis berstandar internasional. Kehadiran Alpha IVF akan memberi nilai tambah bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Christine menambahkan bahwa pengalaman global Alpha IVF akan memperkuat posisi KEK Sanur sebagai pusat layanan kesehatan unggulan untuk masyarakat Indonesia dan wisatawan mancanegara.
Group Managing Director Alpha IVF Group, Dato’ Dr. Colin Lee, juga menyambut baik kehadiran fasilitas ini di Bali. “Indonesia memiliki kebutuhan yang terus berkembang dalam layanan fertilitas. Kehadiran kami di Bali bertujuan membawa standar internasional lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus mendukung visi pemerintah menjadikan KEK Sanur pusat wisata kesehatan terkemuka di kawasan ini,” katanya.
Sebagai inisiatif strategis pemerintah, KEK Sanur menggandeng penyedia layanan medis internasional untuk memperkuat ekosistem wisata kesehatan nasional. Alpha IVF Group dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan kapabilitas klinis, rekam jejak global, dan reputasi kelas dunia.
Pembangunan fasilitas akan dimulai setelah seluruh persyaratan awal terpenuhi, dengan target operasional komersial dalam 18 bulan sejak perjanjian diberlakukan. Nantinya, pusat ini menjadi satu-satunya layanan fertilitas unggulan di KEK Sanur sekaligus memperluas ekspansi Alpha IVF Group di Indonesia.
Selain menyediakan layanan medis, fasilitas ini juga menjadi anchor pengembangan ekosistem kesehatan wanita dan fertilitas di Indonesia. Termasuk di dalamnya transfer pengetahuan kepada tenaga medis lokal, peningkatan kapasitas klinis, serta penguatan layanan reproduksi modern di Asia Tenggara.
Christine menutup dengan optimisme, “Kami yakin kolaborasi ini menjadi katalis terciptanya ekosistem wisata kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif, sehingga memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi internasional.”
Pembangunan pusat fertilitas di The Sanur menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai International Health & Wellness Destination. Kehadirannya tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis inovatif, tetapi juga memperkuat ekosistem kesehatan nasional menuju standar global. **


