Wali Kota Jaya Negara Dorong Sinergi Wujudkan Sanur sebagai Destinasi Bersih dan Tertata

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri gathering bertajuk “Rejuvenate Sanur, Sinergi Membangun Pariwisata Kota Denpasar” yang digelar Dinas Pariwisata Kota Denpasar di kawasan Sanur, Sabtu (28/3/2026).

 

 

DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan dengan menempatkan kebersihan sebagai prioritas utama. Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menghadiri gathering bertajuk “Rejuvenate Sanur, Sinergi Membangun Pariwisata Kota Denpasar” yang digelar Dinas Pariwisata Kota Denpasar di kawasan Sanur, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah pengelolaan destinasi, dengan fokus utama pada penanganan sampah berbasis sumber, khususnya di sektor pariwisata.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jaya Negara menegaskan komitmen kuat pemerintah kota dalam menata kawasan Sanur secara menyeluruh. Berbagai upaya telah dan terus dilakukan, mulai dari penyediaan shuttle berbasis listrik, penataan utilitas kawasan melalui regulasi Peraturan Wali Kota, hingga pelibatan aktif desa adat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah dari hulu menjadi kunci utama keberhasilan menciptakan destinasi yang bersih dan berkualitas. Untuk itu, pengawasan tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga didukung oleh TNI dan Polri guna memastikan pemilahan sampah berjalan optimal di lapangan.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga sebagai sumbernya. Kami mendorong penggunaan komposter dan teba modern, tidak hanya bagi masyarakat dan pelaku usaha, tetapi juga menjadi kewajiban bagi ASN sebagai contoh,” tegasnya.

Upaya edukasi juga terus diperluas dengan penerapan program serupa di sekolah-sekolah, sebagai bagian dari pembentukan kesadaran lingkungan sejak dini. Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam penyediaan sarana seperti komposter yang dilakukan secara bertahap.

Lebih lanjut, gathering ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di sektor pariwisata. Sanur sebagai destinasi unggulan Kota Denpasar telah mulai menerapkan sistem ini dan diharapkan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Khusus di wilayah Sanur Kauh, dukungan juga datang dari pemerintah provinsi melalui bantuan pengadaan mesin pengolah sampah. Dengan dukungan tersebut, Sanur Kauh diharapkan mampu menangani sampah secara mandiri, sebagaimana yang telah lebih dulu diterapkan di Sanur Kaja.

Melalui sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, Pemerintah Kota Denpasar optimistis Sanur akan terus berkembang sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga bersih, tertata, dan berkelanjutan. **

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *