Barongsai Meriahkan Imlek di Bandara Ngurah Rai, Hadirkan Pengalaman Terbang yang Berkesan

BALI  – Dentuman genderang dan gerakan lincah barongsai mendadak menyedot perhatian para penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (18/2/2026). Di tengah lalu lalang koper dan antrean check-in, suasana berubah hangat dan penuh keceriaan dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili.

Dua barongsai tampil enerjik menyapa penumpang di empat titik berbeda: keberangkatan domestik, keberangkatan internasional, kedatangan internasional, serta kedatangan domestik. Atraksi tersebut tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menghadirkan interaksi langsung saat para pemain membagikan jeruk mandarin kepada penumpang—simbol keberuntungan dalam tradisi Imlek.

Sejumlah wisatawan tampak antusias mengabadikan momen tersebut. Anak-anak hingga wisatawan mancanegara terlihat tersenyum saat barongsai mendekat dan berpose untuk berfoto bersama.

Pelaksana Harian General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Purna Irawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang berbeda bagi para penumpang. Momentum Imlek menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan menghadirkan pengalaman customer experience yang lebih bermakna,” ujarnya.

Menurut Purna, thematic event seperti ini juga menjadi representasi komitmen bandara dalam merawat keberagaman budaya Indonesia. Sebagai wajah pariwisata Bali, bandara berperan penting menampilkan keramahan sekaligus kekayaan budaya Nusantara kepada dunia.

“Bali adalah destinasi wisata global dan etalase kebudayaan Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperlihatkan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan bangsa,” katanya.

Tak hanya pertunjukan barongsai, ornamen khas Imlek bernuansa Tahun Kuda Api turut menghiasi sejumlah sudut terminal dan area komersial. Warna merah dan emas mendominasi dekorasi, menciptakan atmosfer perayaan yang hangat di tengah mobilitas ribuan penumpang.

Tahun Kuda Api sendiri melambangkan energi besar dan pergerakan cepat—nilai yang selaras dengan dinamika operasional bandara yang terus bergerak melayani jutaan penumpang setiap tahunnya.

“Kami membawa semangat Tahun Kuda Api dalam setiap langkah, memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal serta memenuhi harapan para pengguna jasa,” tutur Purna.

Perayaan Imlek di Bandara Ngurah Rai pun menjadi bukti bahwa perjalanan bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, melainkan pengalaman yang dapat meninggalkan kesan mendalam bagi setiap penumpang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *