Yayasan Sudamala Bumi Insani: Wadah Menjalankan Empat Pilar Utama Kemanusiaan

Spread the love

DI balik keindahan arsitektur dan keramahan khas Sudamala, tersimpan misi sosial yang kuat. Salah satu inisiatif yang membedakan Sudamala dari jaringan resort lainnya adalah berdirinya Yayasan non-profit yang dibentuk oleh pemilik Sudamala -Yayasan Sudamala Bumi Insani.

Kegiatan misi yang dijalankan oleh Yayasan Sudamala Bumi Insani berfokus pada empat pilar, yakni Sosial & Kemanusiaan: Berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. Pendidikan & Ekonomi Produktif: Mendukung peningkatan keterampilan dan pendidikan masyarakat, seperti yang dilakukan di Sumba untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

Seni & Budaya: Melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya, seperti komitmen mereka untuk mendukung Rumah Seni dan Budaya di Sumba. Konservasi Lingkungan: Melaksanakan program-program yang berfokus pada pelestarian lingkungan, contohnya program daur ulang minyak jelantah menjadi energi terbarukan.

Yayasan Sudamala Bumi Insani telah aktif dalam beberapa kegiatan, termasuk: Kolaborasi dengan Yayasan Bali Pink Ribbon: Menyelenggarakan acara untuk meningkatkan kesadaran dan deteksi dini kanker payudara di Bali dan Labuan Bajo. Program Daur Ulang Minyak Jelantah: Mengubah minyak jelantah menjadi energi terbarukan melalui inisiatif “Sobat Hijau”.

Dukungan untuk Masyarakat Sumba: Memberikan bantuan untuk pelestarian seni dan budaya serta pendidikan, termasuk pengajaran bahasa Inggris. Pameran Seni: Mengadakan pameran seni rupa bersama komunitas lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi bagian penting dari filosofi Sudamala. Di Seraya, Labuan Bajo, Sudamala bersama Yayasan Bumi Insani melakukan restorasi terumbu karang seluas tiga hektar, upaya nyata menjaga kelestarian laut Indonesia. Tak berhenti di situ, pada November mendatang mereka akan meluncurkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lokasi yang sama — langkah berani menuju operasional yang lebih hijau dan berkesinambungan. **

Penulis: Karolina, Editor: Igo Kleden

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *