DENPASAR – Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Anshor Bali resmi dilantik Sabtu (6/12/2025), di aula Kementerian Agama Provinsi Bali. Pelantikan dilakukan oleh Ketua LBH GP Ansor Pusat, Dendy Zuhairil Finsyah.
Dalam sambutannya, Dendy Zuhairil berharap LBH GP Ansor Bali bisa tetap turun ke masyarakat menjadi gerakan sosial untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. “Tidak hanya menjadi advokasi di atas kertas tapi lebih dari itu, menjadi pelindung bagi masyarakat yang tidak bisa meraih keadilan,” jelasnya.
Sementara itu, Daniar Tri Sasongko, yang ikut dilantik sebagai Ketua LBH GP Anshor Bali mengatakan, sebelum dilantik mereka yang tergabung dalam LBH ini sudah menjalankan misi kemanusiaan di bidang hukum sejak dua tahun lalu.
Daniar Tri Sasongko berharap, LBH GP Ansor bisa menjadi sandaran para pencari keadilan yang terpinggirkan. “Pengukuhan hari ini bukan hanya pelantikan tetapi juga mengukuhkan kita sebagai lembaga yang membawa kepastian dan keberpihakan pada keadilan,” tegasnya.
LBH GP Ansor Bali dibentuk atas dasar kesadaran dan mandat organisasi. “Keadilan tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang kuat dan berkuasa akan tetapi harus dapat dirasakan oleh seluruh setiap warga masyarakat terutama masyarakat kecil yang sering tidak punya suara dan akses keadilan,” jelas Daniar lagi.
Sejak dua tahun lalu, LBH GP Ansor telah menberikan pendampingan dan bantuan hukum untuk beberapa kasus hukum. “Dan semua kami lakukan murni tanpa bayaran karena kami melakukan atas dasar kemanusiaan,” pungkasnya.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan diskusi publik menghadirkan Senator Ni Luh Djelantik, membahas tingkah nakal wisatawan asing di Bali. **


