DENPASAR — Polda Bali menggelar tes urine secara serentak terhadap seluruh personel dalam kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin), Selasa (24/2/2026), sebagai bagian dari upaya memastikan internal kepolisian bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bid Dokkes Polda Bali dengan pendampingan BNN Provinsi Bali serta diawasi oleh Bid Propam Polda Bali guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.
Tes urine tidak hanya diikuti personel, tetapi juga jajaran pimpinan, termasuk Kapolda Bali Daniel Adityajaya dan Wakapolda Bali I Made Astawa, serta para pejabat utama Polda Bali sebagai bentuk keteladanan kepada anggota.
Pelaksanaan Gaktibplin dilakukan tidak hanya di tingkat Polda, tetapi juga secara serentak di seluruh jajaran Polres dan Polsek di Bali.
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Bali, Kombes Pol. I Ketut Agus Kusmayadi, menegaskan kegiatan tersebut merupakan komitmen nyata menjaga integritas institusi.
“Kami ingin memastikan tidak ada ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan tes urine merupakan langkah preventif sekaligus deteksi dini untuk meminimalkan potensi pelanggaran internal.
Polda Bali menegaskan profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut juga disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan kegiatan tersebut, Polda Bali menekankan komitmennya dalam pemberantasan narkoba, dimulai dari pengawasan internal sebelum melakukan penegakan hukum di masyarakat.***

