PADANG — Aliran air bersih di kawasan Sungai Lareh, Kecamatan Kototangah, hingga kini belum sepenuhnya normal pascaperbaikan pipa utama. Pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang yang terdampak diminta untuk bersabar selama proses normalisasi berlangsung.
Perbaikan dilakukan pada pipa utama di Jalan Raya Sungai Lareh, tepatnya di depan Lobang Jepang. Meski pengerjaan fisik telah rampung sejak Sabtu (11/4), distribusi air ke pelanggan masih belum stabil hingga Minggu (12/4).
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa kendala disebabkan pergeseran tanah di area bekas galian yang mengakibatkan sambungan pipa kembali retak.
“Perbaikan sudah selesai, namun saat ini masih dalam tahap normalisasi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim terus berupaya agar aliran air bisa segera kembali normal,” ujarnya.
Gangguan distribusi air berdampak pada sejumlah wilayah, di antaranya Sungai Lareh, Lolokasiak, Balaibaru, Kalumbuk, Surau Gadang, Kompleks Gunung Juaro, Jalan Teknologi, hingga sebagian kawasan Siteba.
Perumda memastikan proses pemulihan terus dipercepat, meski membutuhkan waktu agar tekanan dan distribusi air kembali stabil seperti semula.
Masyarakat diimbau untuk bersabar serta melakukan antisipasi dengan menampung air saat aliran mulai kembali masuk secara bertahap.***

