Safari Ramadhan 1447 H, DPRD Sumbar Kunjungi 216 Masjid dan Salurkan Bantuan Hingga Rp50 Juta

Spread the love

PADANG — Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum bagi DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk kembali hadir di tengah masyarakat melalui program Safari Ramadhan Khusus. Sebanyak 216 tim akan menyebar ke seluruh penjuru Sumatera Barat, dari kota hingga pelosok nagari, membawa bantuan pembangunan hingga Rp50 juta per masjid.

Program ini tidak sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Dalam setiap kunjungan, pimpinan dan anggota DPRD berdiskusi, mendengar aspirasi, serta melihat langsung kondisi sarana ibadah yang menjadi pusat aktivitas sosial dan keagamaan warga.

Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan melibatkan seluruh unsur pimpinan dan anggota komisi dengan sebaran wilayah yang merata di 19 kabupaten dan kota.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, akan memimpin kunjungan di Kota Padang, termasuk ke Masjid Raya Marhamah, Kuranji, dan Masjid Rahmatan Lil Alamin, Lubuk Minturun. Sementara anggota dewan lainnya bergerak sesuai daerah pemilihan masing-masing, menjangkau wilayah Kepulauan Mentawai hingga Dharmasraya.

Setiap tim membawa bantuan pembangunan untuk masjid, mushalla, dan surau yang dikunjungi. Dukungan juga datang dari mitra strategis, termasuk perbankan daerah melalui program CSR, guna mempercepat peningkatan fasilitas ibadah.

Selain menyerahkan bantuan, rombongan turut menghadirkan ulama atau penceramah untuk menyampaikan tausiyah sebelum maupun sesudah salat Tarawih. Suasana kebersamaan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai spiritual dan sosial masyarakat.

Sebanyak 216 tempat ibadah akan menerima kunjungan, dengan rincian: pimpinan DPRD (4 orang) mengunjungi 25 lokasi; Komisi I (9 anggota) 23 lokasi; Komisi II (12 anggota) 35 lokasi; Komisi III (12 anggota) 47 lokasi; Komisi IV (14 anggota) 51 lokasi; dan Komisi V (15 anggota) 45 lokasi.

Melalui Safari Ramadhan 1447 H, DPRD Sumbar bersama Pemerintah Provinsi menegaskan komitmen memperkuat pembangunan berbasis nilai religius dan kearifan lokal Minangkabau, sejalan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *