PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, meminta pihak SMA dan SMK agar lebih proaktif melakukan pendataan terhadap siswa-siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar perencanaan dan perluasan akses program beasiswa bagi peserta didik yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Muhidi saat diwawancarai pada Senin (12/1). Menurutnya, ketersediaan data yang akurat menjadi kunci utama dalam memperjuangkan kebijakan beasiswa yang tepat sasaran.
“Terkait beasiswa, kami berharap pihak sekolah aktif melakukan pendataan siswa dari keluarga kurang mampu. Data ini akan menjadi dasar untuk memperjuangkan pemberian beasiswa agar mereka dapat melanjutkan pendidikan, salah satunya melalui program Dana Rajawali,” ujar Muhidi.
Ia menegaskan, tanpa data yang valid, upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berpotensi tidak optimal. Berdasarkan kunjungannya ke sejumlah sekolah dalam sepekan terakhir, kebutuhan akan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan.
“Aspirasi ini akan menjadi perhatian kami dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat resmi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” katanya.
Muhidi berharap, sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan DPRD dapat memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan, sekaligus mencegah siswa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.***

