Sudamala New Era: Ekspansi ke Tiga Pulau Ikonik Indonesia

Spread the love

SUDAMALA New Era, ditandai dengan langkah nyata: ekspansi properti ke destinasi-destinasi yang tengah naik daun. Setelah sukses di Sanur, Sudamala kini hadir di tiga pulau utama Indonesia: Bali, Lombok, dan Flores.

Sudamala Resort, Ubud – proyek baru yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada April 2024, dan dijadwalkan beroperasi pada Oktober 2025. Dirancang sebagai oase budaya dan keberlanjutan, resort ini merefleksikan filosofi art, soul, and sustainability.

Sudamala Suites & Villas, Komodo (Labuan Bajo) – telah meluncur sejak 2020, menampilkan pesona laut Flores dengan sentuhan elegan khas Sudamala.

Amed Lodge, Bali – properti tepi pantai yang menawarkan pemandangan Gunung Agung dan pengalaman menginap bernuansa damai.

“Sudamala New Era bukan hanya soal ekspansi,” ujar Ricky. “Ini tentang transformasi mindset, tentang bagaimana brand lokal bisa bersaing sejajar dengan brand global — tanpa kehilangan identitasnya.”

“Kalau tamu kami di Bali, akan benar-benar merasa ada di Bali. Di Lombok, terasa nuansa Sasak. Di Labuan Bajo akan disapa aroma eksotisme Flores,” kata Ricky.

Dengan kombinasi antara visi yang kuat, kepemimpinan yang terbuka, dan dedikasi terhadap budaya dan keberlanjutan, Sudamala kini bergerak ke panggung baru: menjadi brand lokal kebanggaan Indonesia yang membawa semangat artistry, authenticity, and purpose ke setiap destinasi.

 

Dari Bali ke Timur Indonesia: Ekspansi, Semangat, dan Harapan Baru Sudamala

Bagi Ricky Putra, bergabung dengan Sudamala Resorts bukan sekadar langkah karier — tetapi sebuah panggilan untuk ikut menghidupkan kembali semangat hospitality yang berakar pada nilai, budaya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Salah satu alasan utamanya adalah visi dan misi Sudamala yang sangat jelas: menjadi employer of choice — tempat terbaik untuk berkarier dan berkembang bagi seluruh karyawan. Sudamala bukan hanya properti perhotelan, tetapi juga destinasi sejati di mana para tamu datang bukan sekali, melainkan kembali, karena pengalaman berkesan yang tercipta dari hati.

Ricky melihat bagaimana energi positif dan komitmen owner memberi keyakinan bahwa Sudamala sedang menuju the next level. Di bawah kepemimpinan yang terbuka dan penuh kolaborasi, ia merasa setiap ide yang positif bisa tumbuh dan diwujudkan. “Saya ingin ikut menumbuhkan semangat bagi lebih dari 500 karyawan di seluruh properti, agar mereka merasakan kebanggaan menjadi bagian dari brand lokal yang kuat,” ujarnya.

Selain memperkuat brand awareness dan mengembangkan Sudamala menjadi local champion, Ricky juga fokus pada pencapaian Key Performance Indicator (KPI) yang selaras dengan visi perusahaan — mulai dari pengembangan brand, ekspansi proyek, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ia turut mengawal berbagai project development baru, membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, sekaligus memperluas jangkauan Sudamala ke wilayah timur Indonesia. “Ekspansi ke Timur bukan hanya tentang bisnis, tapi tentang kontribusi. Di sana banyak masyarakat yang perlu dukungan dan kesempatan untuk maju,” katanya.

Hal itu pula yang menjadi alas an Ricky untuk memberikan support full kepada Sudamala. Buktinya, hanya dalam waktu setahun bergabung, Ricky telah membawa energi baru — termasuk lahirnya proyek hotel baru yang menandai era pertumbuhan Sudamala berikutnya.

Menjelang ulang tahun ke-14 Sudamala pada November ini, Ricky memiliki harapan besar. “Semoga di usia ke-20 nanti, Sudamala sudah memiliki 10 properti unggulan di berbagai destinasi, dengan semangat lokal yang tetap menjadi jiwanya.”

 

Menatap Masa Depan Sudamala ke Panggung Dunia

Bagi Ricky Putra, perjalanan di dunia hospitality belum berakhir. Meski telah menorehkan karier panjang di berbagai merek hotel internasional dan kini menakhodai Sudamala Resorts sebagai Chief Operating Officer, ia masih memiliki satu mimpi besar yang terus menyala:

“Suatu hari nanti, Sudamala tidak hanya eksis di Indonesia, tetapi juga hadir di luar negeri.”

Mimpi besar Ricky Putra bukan hanya tentang ekspansi bisnis, tetapi tentang membawa jiwa dan nilai Sudamala ke panggung internasional — nilai yang memadukan seni, budaya lokal, keberlanjutan, dan pelayanan tulus khas Indonesia.

Ia membayangkan suatu hari nanti, Sudamala berdiri di luar negeri, menjadi simbol bagaimana merek lokal Indonesia bisa bersaing di level global tanpa kehilangan identitasnya. “Sudamala harus menjadi local brand with global soul,” ujarnya mantap. **

 

Penulis: Karolina, Editor: Igo Kleden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *