Berawal dari Bellman, Perjalanan Panjang Karier I Nyoman Astika

Spread the love

TIDAK banyak orang yang mampu bertahan sekaligus berkembang di industri perhotelan selama puluhan tahun. Namun, kisah perjalanan karier I Nyoman Astika adalah pengecualian. Berikut perbincangan eksklusif I Nyoman Astika, GM The 1O1 Bali Oasis Sanur dengan tim redaksi globalone.id.

Dengan tekad, kerendahan hati, dan semangat belajar tanpa henti, ia membuktikan bahwa kerja keras di balik layar industri hospitality dapat mengantarkan seseorang menuju puncak.

BACA JUGA: Terapkan Filosofi Kepemimpinan ‘Kepompong’

Astika mengawali kariernya pada Agustus 1988, tepat 37 tahun silam, di sebuah hotel kecil bernama Bali Anggrek Inn. Saat itu, ia hanya bertugas sebagai bellman—pekerjaan mengangkat koper tamu di bawah koordinasi belldesk. Lebih dari dua tahun ia tekuni peran tersebut hingga dipercaya sebagai Front Office Supervisor.

Titik balik kariernya datang ketika ia pindah ke Ramada Bintang Bali Resort, yang kini dikenal sebagai Bintang Bali Resort. Meski memiliki pengalaman, Astika harus kembali menjadi bellman karena standar hotel internasional yang jauh lebih tinggi. Namun, ia tidak menganggapnya sebagai kemunduran.

Keyakinan itu terbukti. Dari bellman, ia naik menjadi Bell Captain, lalu dipercaya sebagai Duty Manager—jabatan yang menuntutnya mengelola komplain tamu. Setelah itu, kariernya terus menanjak hingga menjadi Reservation Manager dan Front Office Manager.

Astika juga tidak segan menerima tanggung jawab di luar jobdesk. Ia kerap diberikan peran lebih besar tanpa diikuti kenaikan gaji. Namun, ia memandangnya sebagai sebuah investasi. **

 

Penulis: Karolina, Editor: Igo Kleden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *